KORDANEWS–Pada Pilkada serentak tahun ini, tak berbeda jauh dengan Pilkada
tahun 2013 lalu. Dimana pemilih perempuan mendominasi dari pemilih
laki-laki yang ada di Sumsel.
“Pemilih perempuan pada Pilkada 2013 lalu mencapai 71 persen sedangkan
pemilih laki-laki 69 persen dengan total keseluruhan 72 persen suara,”
ungkap Ketua KPU Sumsel Aspahani.
Dari data yang ditampilkan oleh KPU Sumsel terdapat penurunan pengguna hak
pilih laki-laki sebesar 0,70 persen atau sebesar 68,30 persen. Sedangkan
untuk pemilih perempuan meningkat sebesar 0,98 persen menjadi 71,98 persen
suara, dari perbandingan 5 tahun lalu.
“Tingkat partisipasi pemilih untuk pilgub Sumsel 2018 meningkat antara lain
perempuan sebesar 1.386.718 (71,98%) sedangkan laki-laki 1.344.211
(68,30%). Besaran total kesemuanya menurun menjadi 70.54 persen dari 5
tahun lalu,” ujarnya.
Selain itu pada Pilgub kali ini suara sah yang tercatat oleh KPU sebesar 96
persen dari total tidak sah sebesar 3 persen dari seluruh mata pilih yang
ada di Provinsi Sumsel.
“Suara sah total pengguna hak pilih yang menggunakan haknya ada 96 persen
atau 2.694.396 mata pilih. Sedangkan untuk suara tidak sah ada sebesar 3
persen atau sekitar 86.009. Sedangkan untuk total keseluruhan pemilih 100
persen yang memiliki mata pilih sebesar 2.779.596. (Ab)
Data:













