KORDANEWS – Pelaku begal yang kerap beraksi menggunakan senjata api rakitan (senpira) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, tumbang setelah timah panas bersarang di dada sebelah kanannya, dan meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung OKI.
Tersangkanya adalah GR (45), warga Desa Pedamaran V Kecamatan Pedamaran OKI. Pria ini diberikan tindakan tegas lantaran melakukan perlawanan, dan sempat menembakkan amunisi senpira miliknya ke arah Tim Opsnal Unit Reskrim Polres OKI, saat ia bersama rekannya berinisial AC yang berhasil melarikan diri, diburu di kawasan Jalan Sepucuk Kecamatan Pedamaran Timur OKI.
Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH didampingi Kasat Reskrim Polres OKI AKP Agus Prihadinika mengungkapkan, pelaku dilumpuhkan lantaran melakukan perlawanan saat akan ditangkap.
“Sekira pukul 03.00 Wib, enam (6) orang anggota kita melakukan penangkapan terhadap pelaku begal yang aksinya sudah sangat meresahkan masyarakat di Jalan Sepucuk Pedamaran Timur. Tidak hanya di kawasan Kecamatan Pedamaran Timur, pelaku ini juga telah melakukan aksinya di sejumlah TKP seperti Kecamatan Pedamaran, Teluk Gelam dan Tanjung Lubuk. Ketika beraksi, pelaku kerap bersama komplotannya berjumlah dua (2) hingga tiga (3) orang,” kata Kapolres di ruang jenazah RSUD Kayuagung, kemarin.
Sebelum dilakukan penangkapan, masih kata Kapolres, anggota kita melakukan pengintaian terhadap pelaku, dan terjadilah kejar-kejaran. GR (pelaku tewas -red) dan rekannya AC yang dalam pengejaran, terlebih dahulu diberikan tembakan peringatan, namun tak diindahkan dan justru membalas tembakan.
“Kami menghimbau agar rekan dari pelaku yang berhasil dilumpuhkan ini segera menyerahkan diri. Karena indentitasnya sudah kita kantongi, dan saat ini masih dalam pengejaran,” tegas Kapolres.













