KORDANEWS – Meskipun gugur difase Grup pencapaian Timnas Indonesia Putri di ajang Asian Games 2018 bukan hal yang buruk. Kendati demikian itu akhirnya menjadi barameter kualitas atlet sepakbola putri harus sesegera mungkin ditingkatkan.
Usai Timnas Indonesia di bantai 0-12 oleh Korea Selatan membuat Sekretaris Jenderal (Sekjen PSSI) Federasi Sepakbola Tanah Air PSSI Ratu Tisha Destria menyebutkan pihaknya tidak akan urung tahun 2019 Liga 1 Putri Indonesia harus dipaksakan.
“Awal tahun 2019 pokoknya Liga 1 Indonesia Putri akan kita gelar. Artinya, bukan hanya wacana saja,”ucap Ratu Tisha saat dibincangi Rabu,(22/8).
Disebutnya para kontestan klub Liga 1 Indonesia berjumlah 18 harus mempersiapkan satu tim sepakbola. Mereka (PSSI) tengah menggodok beragam kebutuhan termaksud soal regulasi.
“Iya 18 klub Liga 1 harus mempersiapkan tim sepakbola wanitanya. Karena mereka klub yang hanya layak berlaga di Liga 1,”ucapnya.
Nah disinggung apabila klub tidak siap membentuk satu tim sepakbola. Terlebih lagi klub sendiri telah memiliki tim junior yang berlaga di Liga 1 yakni Liga 1 U-19. Darah cantik berkaca mata itu menyebutkan tidak mesti harus 18 klub. Disebutnya siapa saja klub yang siap memiliki klub sepakbola segera Liga 1 Putri Indonesia digeber.













