KORDANEWS – Puluhan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sambangi kantor KPUD Kabupaten Muara Enim. Hal itu mereka lakukan bukan tanpa sebab, namun karena sudah lima bulan tidak pernah menerima gaji (honor) satu rupiah pun.
Salah satu anggota PPS Umar mengatakan bahwa, mereka tidak menerima honor Maret. Menurut dia, kedatangan mereka untuk minta kejelasan KPU mengapa honor belum juga dibayarkan.
“Kami sangat menyayangkan pihak terkait yang belum membayar upah atau gaji kami. Padahal kami sudah bekerja siang dan malam demi kelancaran pelaksanaan pemilu yang sudah berjalan,” ujar dia.
Ditambahkan Umar, selain honor, uang belanja untuk kebutuhan kesektariatan juga belum di bayar.
Saat hubungi Kordanews.com, Rabu (22/08/2018). Sekertaris KPUD Kabupaten Muara Enim, Suryadi mengatakan, keterlambatan pembayaran honor PPS disebabkan SK pencairan yang harusnya sudah ditandatangani dan bisa dicairkan masih dalam proses di Pemkab Muara Enim.
“Kalau uangnya sudah ada di rekening KPU. Tapi SK pencairan masih belum ditandatangani oleh Bupati. Jadi belum bisa kami cairkan. Secepatnya setelah ditanda tangani pasti segera kami berikan hak mereka,” ujarnya.













