KORDANEWS – Satuan reserse kriminal Polres Lahat berhasil melumpuhkan dua dari tiga pelaku pencurian dan kekerasan (Curas). Yang beroperasi di desaTunggul Bute, Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat.
Mereka adalah Ermawan (42) warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Kota Agung dan Firhandi (39) warga Desa Pulau,Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat. Kedua pelaku curas itu terpaksa di pelor karena melawan saat akan ditangkap.
Penangkapan berawal ketika petugas berhasil mengetahui persembunyian Enrawan. Setiba di lokasi, Tim Panther bersama anggota Polsek Kota Agung dan Polsek Pajar Bulan rupanya langsung disuguhi perlawanan oleh Enrawan. Bukannya adu tembakan, sambil menodongkan senjata api rakitan, Enrawan mala berupaya melarikan diri.
Petugas yang tidak ingin kehilangan buruannya, langsung mengambil tindakan tegas. Satu butir timah panas petugas, persis mengenai paha kirinya. Ernawan pun tumbang dan menyerah di kepungan petugas.
Kemudian, dari pengakuan tersangka Ernawan itulah, polisi berhasil membekuk pelaku Firhandi dan polisi juga melumpuhkannya dengan timah panas karena akan kabur saat akan ditangkap.
“Kita tangkap sekitar pukul 01.00 WIB, di kediamannya. Dari tangan Ernawan kita amankan satu pucuk senjata api rakitan, beserta empat butir amunisi,” terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Darma, kemarin.
Sekitar pukul 02.00 WIB, pengembangan terhadap rekan tersangka lainnya langsung dilakukan. Persembunyian Ernawan yang tak jauh dari rumah Firhandi, rupanya membuat pria berkepala lalas ini sadar, bahwa polisi juga memburunya. Firhandi yang berupaya kabur dari pintu belakang, rupanya ketahuan petugas. “Dor,dor”. Alhasil dua butir timah panas membuat tubuh besar Firhandi tersungkur di tanah.
“Baru sekali ini, saya hanya diajak Syamsuri. Ernawan yang menodongkan pistol ke korban, saya mengikat korban sambil bawa parang,” kata Firhandi.
Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Satria Dwi Darma SIK Mengungkapkan modus operandi kedua saat menyatroni rumah korban adalah dengan memanfaatkan kelengahan korban yang sedang tertidur pulas bersama istrinya dan anaknya. Kemudian diketahui ada 3 (tiga) orang pelaku masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang.













