KORDANEWS – Pada dasarnya tak ada pasangan yang menginginkan perselingkuhan. Namun, apabila hal ini tetap terjadi, menurut ahli, faktor utamanya simpel yaitu “jenuh!” Hmm, menjaga kesetiaan pasangan memang gampang-gampang susah, mudah diucapkan, tapi sulit dilakukan. Lalu, kira-kira lebih banyak mana, wanita atau pria yang sering terpeleset ke dunia perselingkuhan?
Nah, menurut hasil survei Married Sex Survey 2013 dari iVillage, pria memang lebih banyak berselingkuh di dalam pernikahannya bila dibandingkan dengan wanita. Angka pria yang berselingkuh mencapai 28 persen. Sementara itu wanita yang mengaku enggak setia hanya di angka 13 persen. Artinya, wanita juga berpotensi untuk selingkuh dari pasangannya.
Lihat saja drama antara hubungan artis ternama Julia Roberts dengan suaminya, Daniel Moder. Sebelum bertemu Daniel, Julia menjalin hubungan dengan Benjamin Brat. Alhasil, Julia pun meninggalkan Benjamin dan mengucapkan janji “sehidup-semati” bersama Daniel. Nah, ketahuan menjalin asmara yang lain, kira-kira, apa alasan Julia berpaling hati?
Dalam The Journal of Sex Research, kebanyakan pria berselingkuh karena rasa cinta yang sudah berkurang. Nah, hal ini enggak semata-mata kesalahan mereka saja, tapi wanita juga bisa menyebabkan pudarnya rasa cinta itu. Berikut alasan perempuan selingkuh dalam kacamata sains.
1. Balas Dendam
Alasan wanita selingkuh yang satu ini memang terdengar “kejam”, tapi begitulah faktanya. Menurut psikolog sekaligus pengarang buku dr Seth’s Love Prescripton, pria memiliki kognitif untuk setia sama seperti wanita. Namun, hal ini enggak menghentikan wanita untuk bermain “api”. Kata sang ahli, ada sebagian wanita yang merasa ingin balas dendam bila pasangannya berselingkuh. Pasalnya, di mata wanita, selingkuh adalah cara untuk menyamakan kedudukan.
2. Hasrat Seks Tak Terpenuhi
Rasa bosan dalam suatu hubungan terkadang tak bisa terhindarkan. Termasuk bosan dalam kehidupan seksual. Alasan wanita selingkuh juga bisa dikarenakan hubungan seksual yang tak sehangat dulu. Nah, hal inilah yang bisa memicu wanita mencari cara lain untuk memuaskan hasratnya.
Kata ahli, terkadang wanita berselingkuh karena dirinya tak merasakan adanya spontanitas dalam hubungan asmaranya. Kebosanan seksual bisa jadi salah satu manifestasi dari hal itu. Selain itu, kata ahli, para istri yang usianya masih di awal 20-an, bisa mengarah ke perselingkuhan seperti pria. Misalnya, mereka juga menginginkan seks yang lebih sering, lebih berbeda, atau penasaran untuk merasakan berhubungan intim dengan pria yang bukan suaminya.
3. Mencari Cinta Sejati
Menurut survei dari majalah perempuan terbitan Australia, kaum Hawa dengan tingkat ekonomi relatif tinggi lebih rentan terhadap perselingkuhan ketimbang wanita dari kelompok sosial ekonomi rendah, atau tak memiliki pendapatan sendiri.













