KORDANEWS — Kondisi hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Palembang disebabkan oleh perubahan kondisi iklim yang melanda wilayah Provinsi Sumatera Selatan sejak awal Oktober lalu. Kondisi tersebut merupakan siklus musiman akibat peralihan dari musim kemarau ke hujan.
Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika Kenten Palembang, Nandang mengatakan, Kondisi tersebut berubah secara signifikan diikuti hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini didukung Dari pantauan kondisi dinamika atmosrfer dan prakiraan Angin BMKG.
“Untuk wilayah Indonesia saat ini terjadi tekanan rendah udara di wilayah sebelah Barat Sumatera dan tekanan rendah di sebelah Barat Kalimantan yang menyebabkan belokan masa udara dan konvergensi diatas wilayah Sumatera Selatan. Sehingga pembetukan awan dan hujan terjadi diatas wilayah Sumsel,” kata Nandang, Minggu (28/10).
Kondisi tersebut juga mengakibatkan terjadinya kelembaban di lapisan awan sehingga menimbulkan awan-awan hujan yang merata, dan diperkirakan akan berlangsung selama 3 hari mendatang.
“Kondisinya bisa terjadi karena beberapa faktor. Antara lain, adanya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Sumatera yang menyebabkan terjadinya konsentrasi massa udara di wilayah tersebut. Konsentrasi massa udara ini menyebabkan kondisi udara yang relatif lebih lembap yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Diprakirakan keadaan ini akan berlangsung hingga 3 hari kedepan,” jelasnya.













