KORDANEWS – Pony, seekor orang utan malang yang berhasil diselamatkan The Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) dari orang-orang yang mempekerjakannya sebagai pelacur (PSK).
Pony yang malang dirantai di tempat tidur, bulu-bulunya dicukur setiap hari dan dipaksa untuk berhubungan seks dengan lelaki oleh penculiknya.
Diperkirankan penculiknya telah menjadikan Pony sebagai ‘mesin uangnya’ di Kalimantan selama bertahun-tahun sebelum akhirnya dibebaskan.
“Tidak dapat disangkal, Pony sendiri diperlakukan seperti pelacur. Pria bisa membayar sejumlah uang kepada pemilik rumah untuk berhubungan seks dengannya,” ungkap BOSF, dikutip dari manaberita, kemarin.
Pony sendiri dibebaskan pada tahun 2003 silam dan diperkirakan saat itu ia berusia 6 tahun, namun butuh waktu 15 tahun untuk memulihkan trouma yang dialami Pony.
“Pemilik rumah sangat menolak menyerahkan Pony. Baginya, Pony adalah mesin uang dan sumber keberuntungan. Diperlukan intervensi polisi dan perwira militer untuk membujuk pemilik rumah agar mau melepaskan Pony,” terang BOSF.













