KORDANEWS – Pneumonia adalah radang akut jaringan paru dan sekitarnya. Pneumonia merupakan manifestasi infeksi saluran napas akut (ISPA) yang paling berat dan dapat menyebabkan kematian.
Penyebab pneumonia adalah berbagai macam bakteri, virus, atau jamur. Selain karena infeksi, ada beberapa faktor risiko yang menimbulkan pneumonia, salah satunya adalah asap rokok.
Sayangnya, perokok di Indonesia sangatlah tinggi dan ini bisa menjadi ancaman bagi anak-anak. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Aman Bhakti Pulungan, SpA(K) mengungkap, data Riskesdas menunjukkan bahwa prevalensi merokok pertama kali di usia remaja meningkat dari angka 7,7 persen, menjadi 8,8 persen, dan 9,1 persen.
Menurut Aman kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak memiliki rasa takut dengan meningkatnya faktor risiko rokok ini. Ditambah lagi, imunisasi belum ada hingga kini.
“Ini menunjukkan tidak ada kontrol orangtua terhadap anak merokok. Apalagi negara. Kita lihat orang bisa beli rokok di mana saja dan gampang,” ujar Aman saat seminar media di Kantor IDAI, Jakarta, Kamis, 29 November 2018.











