KORDANEWS – Kapten Sriwijaya FC Yuu Hyunkoo mengaku jika dirinya pernah ditawari uang sebesar Rp400 juta dari orang yang tak dikenalnya. Orang tersebut terindikasi sebagai mafia Sepakbola yang mengatur skor pertandingan, karena meminta Yuu untuk melakukan berbagai perintah saat pertandingan.
Saat diwawancarai usai menerima bonus, Gelandang dari negeri Ginseng ini menuturkan sebelumnya ia sering ditelfon oleh oknum tersebut. Mendapat firasat tidak baik, dirinya tidak menanggapi meski orang tersebut terus menghubunginya dari berbagai saluran komunikasi.
“Mulainya sudah lama, waktu lawan Bhayangkara dia sudah mulai telfon, main jalan bertanding dia WA saya. Tapi saya ga mau, uang itu seperti kotor, ga di hati. Saya ga mau, tapi mereka telfon saya terus, saya ga mau angkat saya ga mau WA,” ungkapnya usai acara penyerahan bonus dari Mantan Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex Minggu (2/12/2018).
Ia mengatakan, dirinya enggan terlibat hal tersebut karena teringat di masa lalunya, 2 orang temannya memilih bunuh diri karena tak tahan ditekan oleh mafia Sepakbola. Sebab jika sudah sekali menerima uang tersebut, maka ia tak akan bisa lepas lagi.
“Karena teman-teman saya banyak yang dimasuki seperti itu, 2 teman saya bunuh diri sendiri karena, terjadi aturan seperti itu. Karena saya satu kali saya mau itu, saya sampai pensiun sepak bola harus ikut sama mafia terus, ga boleh saya lepas,” terangnya.
Yuu mengatakan, dirinya diberi uang Rp400 juta oleh oknum mafia tersebut untuk dibagi-bagikan kepada pemain yang dianggap bisa berkolaborasi dengannya mengatur skor. Bahkan, sang boss mafia tersebut memaksa ingin bertemunya untuk membicarakan hal tersebut.













