KORDANEWS – Akibat dari banyaknya warga sekitar yang masih mengklaim lahan miliknya belum di ganti rugi, membuat pihak kontraktor pembangunan Jembatan Musi VI dengan terpaksa harus menghentikan sementara aktivitas pengerjaan.
PPK Jembatan Musi VI Palembang, Fauzi mengaku hingga kini pembebasan lahan di Seberang Ulu masih bermasalah, pihaknya pun terpaksa menarik kembali alat berat dikarenakan dilarang oleh masyarakat untuk bekerja sebelum lahan mereka diganti rugi.
“Nah yang di Ulu ini masih ada komplain masyarakat, jadi belum bisa bekerja maksimal,” ujarnya, Jum’at (7/12).
Ia mengatakan, daripada terjadi komplain dan hanya dizinkan bekerja hanya beberapa hari oleh masyarakat, maka pihaknya mengambil keputusan untuk menyetop sementara pengerjaan. Keputusan itu juga diambil karena mengingat ribetnya harus melakukan mobilisasi alat pada dalam kondisi seperti ini.
“Daripada diizinkan dua hari kerja lalu diklaim lagi lebih baik kita stop dulu, capek mobilisasi alat untuk wara-wiri dibawa ke sana,” tegas Fauzi.













