KORDANEWS — Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Jusuf Kalla, memberikan sinyal terkait jumlah kursi menteri bagi masing-masing partai politik koalisi. ‘Jatah’ itu akan disesuaikan dengan kontribusi masing-masing parpol di parlemen.
“Tentu partai yang mempunyai kursi yang besar juga tentu mendapat di Kabinet yang memadai. Tapi kan tentu juga ada aturan-aturan dan kewajarannya,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jakarta, Rabu (17/17).
Dengan banyaknya lobi-lobi dari parpol kepada Presiden Jokowi terkait rencana penyusunan menteri di kabinet baru, JK mengatakan hal itu wajar dilakukan karena tujuan utama dalam politik adalah meraih kekuasaan.













