KORDANEWS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa waktu lalu yang melanda Dusun lima dan Dusun sembilan Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) membuat Bupati Muba Dodi Reza dan Wakil Bupati Muba Beni penanganan agar karhutla ini tidak kembali terulang.
Meskipun saat ini dalam kondisi karhutla di Muara Medak sudah dapat dilakukan dan saat ini di titik nol, namun saat ini Bupati Muba Dodi Reza melalui Wakil Bupati Muba mulai bergerak cepat mengatur opsi-opsi memilih karhutla.
“Saat ini kami fokus mencari opsi-opsi pertanggungan karhutla pasca karhutla Gambut beberapaa waktu yang lalu di Muara Medak. Jangan sampai karhutla ini seperti ulang tahun di Muba,” kata Wakil Bupati Muba Beni Hernedi ketika sedang melakukan pembicaraan mengenai posting hutan dan Lahan Gambut di Muba bersama Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Sumsel di Kantor Badan Restorasi Gambut (BRG) Sumsel, Jumat (30/8).
Dikatakan, kelola dan pertahankan karhutla di Muba terus di maksimalkan dengan berbagai cara. “Pencegahan ini sudah maksimal kita lakukan tetapi tetap saja karhutla terjadi, nah ke depan kita tidak ingin lagi terjadi. Untuk kita membahas TRGD untuk bersama-sam mencari opsi menentang karhutla di lahan gambut Muba,” tegasnya.
Jika ditambahkan, saat ini pula Pemkab Muba akan lebih fokus untuk melakukan penjagaan lahan gambut tidak kering yang mendukung karhutla. “Nah opsi-opsi ini kita koordinasikan dengan TRGD Sumsel untuk bersama-sama menjaganya,” tegasnya lagi.













