KORDANEWS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru kaget dengan peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Muara Enim Ahmad Yani dan terkait dengan pihak lain, Senin (2/9).
Menurutnya informasi terakhir yang diterima ini diterima jika ruang kerja bupati sudah disegel KPK.
“Saya sedih, kaget, kalah teman. Sampai saat ini saya belum mendapatkan info yang jelas tentang keberadan AY (Ahmad Yani), Bupati Muara Enim baik melalui surat maupun telegram,” katanya saat ini. 3/9).
Untuk Keterangan tentang status dari Ahmad Yani, Herman Deru mengungkapkan jika sudah jelas dapat diambil langkah selanjutnya.
Herman Deru membuka, jika menjawab tentang status dari Ahmad Yani sudah jelas, maka ia mengambil langkah selanjutnya agar tidak sampai kekosongan di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.













