KORDANEWS — Berbagai rute penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) alami gangguan akibat kabut asap yang menyelimuti kota Palembang yang semakin memburuk, Kamis (19/9).
Dengan kerjadian tersebut, Sejumlah penerbangan dari Kota Palembang dan sebaliknya yang terhambat lantaran kualitas udara dan jarak pandang yang memburuk di antaranya maskapai Batik Air rute Jakarta ke Palembang, maskapai Air Asia dengan rute Kuala Lumpur ke Palembang. Kemudian, maskapai Citilink dari Jakarta tujuan Palembang.
“Dari Palembang yang terganggu yakni, Garuda Indonesia dari Palembang ke Jakarta, maskapai Batik Air dari Palembang ke Jakarta, dan juga maskapau Air Asia dari Palembang ke Kuala Lumpur, Malaysia sempat terganggu beberapa saat,” ujar GM Angkasa Pura II, Fahrozi saat dihubungi, Kamis (19/9).
Ia menjelaskan, untuk penerbangan maskapai Garuda Indonesia dari Palembang ke Jakarta sempat mengatur ulang kembali jadwal penerbangan karena kondisi jarak pandang. Dia menyebut, penerbangan yang seharusnya pukul 07.45 WIB dirubah menjadi pukul 09.20 WIB.
Selanjutnya, kata dia, penerbangan maskapai Air Asia dari Kuala Lumpur ke Palembang juga terdampak kabut asap, sebelumnya Air Asia dijadwalkan mendarat pukul 07.00 WIB dan baru landing sekitar pukul 07.48 WIB. “Itu info dari Garuda, rescedule,” ucap dia.
Hal ini terjadi mengingat berdasarkan data yang dirilis dari website Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi udara di Kota Palembang menyentuh angka berbahaya. Yang mana, mulai pukul 00.00 WIB dini hari, kualitas udara di Sumatera Selatan bergerak secara fluktuaktif dikisaran angka 291,32 mikrogram per meter kubik yang artinya tidak sehat. Kualitas udara mendekati bahaya pada pukul 02.00 WIB dengan tingkatan kadar udara 348,62 mikrogram per meter kubik.













