KORDANEWS – Mahasiswa dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Raden Fatah melakukan unjuk rasa di depan Mapolda Sumsel. Kamis (3/10)
Dengan membawa pengeras suara dan sejumlah sepanduk, para mahasiswa meneriakkan aspirasi menolak tindakan repersif aparat dalam aksi mahasiswa yang sebelumnya telah digelar secara serentak di Indonesia.
Ahmad Fahrozi, koordinator aksi dalam orasinya mengatakan, mahasiswa turun untuk memperjuangkan hak masyarakat. Hal ini juga merupakan solidaritas antara sesama mahasiswa, mengingat setiap mahasiswa melakukan aksi pertanda ada yang harus dibenahi di parlemen.
“Kami turun sebagai bentuk solidaritas terkait adanya tindakan represif aparat hingga ada mahasiswa yang meninggal dunia dan ada yang terkena gas air mata. Dan ketika mahasiswa turun, ada ketakutan di parlemen dan itu pertanda harus ada yang dibenahi,” teriaknya













