KORDANEWS – Gigi Anda memiliki peran penting untuk makan, berbicara, dan membentuk wajah. Itulah sebabnya, Anda perlu menjaga kebersihan gigi. Caranya, tentu saja dengan menyikat gigi. Namun, idealnya, berapa kali Anda harus sikat gigi dalam sehari? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.
Berapa kali perlu sikat gigi dalam sehari?
Menyikat gigi membantu mengangkat sisa makanan, bakteri, plak, dan sisa noda yang bisa merusak gigi. Jika tidak dibersihkan, gigi bisa menguning, penuh plak, mudah rapuh, berlubang, bahkan tanggal.
Meski penting, masih banyak orang yang keliru dengan aturan menyikat gigi. Salah satunya, frekuensi menyikat gigi dalam sehari yang harus dilakukan.
Menurut American Dental Association (ADA), sikat gigi idealnya dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari dengan pasta gigi selama 2 menit. Aturan sikat gigi ini terbukti mampu mengurangi plak sehingga risiko gigi berlubang jadi menurun.
Apakah sering sikat gigi pasti lebih baik?
pasta gigi sensitif
Bila dipikirkan lagi, menyikat gigi lebih sering bukankah seharusnya membuat kebersihan gigi lebih terjamin? Kenyataannya, bukan hanya efek itu yang didapar.
Alih-alih menjaga kesehatan mulut dan gigi, menyikat gigi dengan pasta gigi mengandung fluoride secara berlebihan malah bisa merusak gigi.
Kandungan fluoride pada pasta gigi memang berfungsi memperkuat gigi. Selain itu, zat ini juga mencegah kotoran dan plak terus menempel pada gigi.
Sayangnya, sikat gigi dengan pasta gigi ber-fluoride lebih dari 2 kali dalam sehari bisa meningkatkan risiko fluorosis gigi.
Fluorosis gigi merupakan kerusakan gigi yang ditandai dengan munculnya bintik putih di gigi. Semakin banyak bintiknya, gigi akan berubah jadi cokelat dan mudah keropos.













