KORDANEWS – Guna mencegah erosi dan pendangkalan daerah aliran sungai, sekaligus perwujudan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) 2019, Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, didampingi Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya, berikut organisasi wanita di Sumsel bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Sumsel, juga Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BPDASLH) Musi melaksanakan kegiatan penanaman seribu pohon di daerah aliran sungai (DAS) di lapangan bola kelurahan Pulokerto kecamatan Gandus, Kamis (21/11) pagi.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Sumsel yang akrab disapa Feby Deru mengungkapkan penanaman 1000 pohon untuk mencegah pendangkalan sungai. “Kegiatan ini kita laksanakan untuk memperindah DAS. Pohon yang ditanam adalah pohon-pohon produktif, yang nantinya bisa dimanfaatkan bagi masyarakat”, jelasnya.
Selain itu, Feby Deru berpesan kepada masyarakat Pulokerto untuk dapat merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam. “Kepada para bapak/ibu agar pohon yang sudah kita tanam hari ini, seperti mangga dan sawo agar dirawat sebaik mungkin. Jangan sampai telah ditanam namun tidak diurus keberlangsungannya”, tegas Feby.
Pada kesempatan kali ini lokasi penanaman pohon dilaksanakan di Pulokerto, namun demikian di waktu mendatang, Bunda Stunting Sumsel ini berjanji akan melaksanakan kegiatan serupa di lokasi yang berbeda. “Pulokerto, Gandus bukan wilayah yang asing bagi saya. Ke depan kita akan laksanakan kegiatan penanaman pohon di tempat lain juga”, tuturnya.
Kepala BPDASLH Musi, Siswo menjelaskan sebelumnya telah ditanam seribu pohon, dan ada 5 desa yang menerima pembagian bibit pohon. “Kegiatan penanaman pohon telah dilakukan sejak tanggal 18 November lalu, hari ini merupakan puncaknya. Total ada 6000 pohon yang kita tanam”, ujarnya.













