KORDANEWS – Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hari ini untuk wilayah Sumatera Selatan akan terjadi Gerhana Matahari Cincin (GMC).
Sehubungan hal tersebut, Kementerian Agama Provinsi Sumsel menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan Shalat Gerhana Matahari. Pelaksanaan Shalat Gerhana Matahari disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing.
“Iya dengan adanya fenomena alam tersebut kita akan menggelar shalat. Untuk kemenag Sumsel sholatnya digelar di kantor, “Ujar Kepala Humas Kemenag Sumsel, Saefuddin, Kamis (26/12).
Selain itu dirinya menganjurkan seusai melakukan shalat masyarakat harus memperbanyak zikir.
“Umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, istighfar, sedekah, dan melalukan amal kebajikan lainnya,”jelansya.
Saefuddin pun memberikan tata cara Shalat Kusuf atau Salat Gerhana Matahari yakni dengan dilakukan dua rakaat dengan rangkaian sebagai berikut:
1. Berniat di dalam hati
2. Takbiratul ihram seperti salat biasa
3. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al-Fatihah dan membaca surat yang panjang dengan di-jahr-kan (perdengarkan) suaranya.
4. Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya
5. Bangkit dari ruku’ (i’tidal)
6. Setelah I’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat yang panjang (berdiri yang kedua lebih singkat dari pertama).
7. Ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya
8. Bangkit dari ruku’ (i’tidal)
9. Sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali
10. Bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama (bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya)
11. Tasyahud
12. Salam.













