KORDANEWS — Pencapaian investasi yang tercatat lebih dari Rp 26 triliun masuk di Sumatera Selatan pada tahun 2019 kemarin. Membuat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel optimis di tahun 2020 investasi akan meningkat.
Bahkan jumlah tersebut naik sedikit dibanding pencapaian investasi pada 2018 lalu, yakni berkisar Rp25 triliun.
“Catatan kita pencapaian investasi di Sumsel pada akhir 2019 mencapai lebih dari Rp26 triliun,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel, Megaria, Rabu (15/1).
Ia menerangkan, dari pencapaian di 2019 lalu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mendominasi yakni berkisar 60 persen. Selebihnya yakni sekitar 40 persen merupakan penanaman modal asing (PMA).
Megaria menjelaskan, tercatat selama 2019 ada 461 proyek PMA dan 744 proyek PMDN di Sumsel. “Jumlahnya diyakini akan bertambah pada 2020 ini,” ucapnya.
Diakuinya kenaikan investasi di Sumsel dikarenakan banyak hal. Diantaranya karena koordinasi antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota mengenai data investor di Sumsel yang semakin baik.
“Kami bersama BKPM melakukan pemantauan ke lapangan, terkait masalah-masalah yang selama ini ada, sehingga bisa diatasi dan pencatatan dan penyampaian LKPM investor di lapangan semakin aktif dan akurat. Contohnya lokasi yang selama ini sulit dijangkau, sekarang sudah disediakan anggaran untuk pemantauan di lapangan. Kita intensifkan di awal tahun ini,” jelasnya.













