“Rencananya harimau ini akan dievakuasi ke pusat rescue di luar Sumsel. Saat ini sedang koordinasi dulu apakah ke Lampung, Bengkulu, atau Jambi,” katanya.
Untuk sementara, lanjut Genman, posisi harimau saat ini sudah diamankan dari lokasi penangkapan. Sebab, seperti diketahui sebelumnya sempat terjadi dua serangan harimau di daerah itu, satu diantaranya menyebabkan korban meninggal dunia.
“Kita amankan dulu, dengan pengawalan Polri dan TNI, takutnya nanti ada warga yang masih dendam atau tidak suka sehingga ingin menyakiti harimau tersebut,” katanya.
Genman menambahkan, BKSDA sendiri sebelumnya sudah memasang tiga box dan 20 kamera trap di daerah tersebut, serta menggunakan kambing sebagai umpannya.
Editor : Jhonny













