Diakuinya, kalau semua aktifitas nya ini disupport oleh kedua orang tua nya dan semua tau kalau dirinya sebagai seorang DJ, dan belajar DJ dengan beberapa orang, agar semangkin baik setelah belajar di satu manajemen.
“Aku pertama kali tampil didepan orang banyak di Samarinda beda waktu menjadi model, di DJ aku sudah beberapa kali mengalami yang musik nya mati, alat mati semua sudah aku alami, tapi kalau enggak begitu, enggak belajar kita” ungkap cewek kelahiran Jakarta, 27 Juli 1992 ini.
Dengan semua perjuangan nya sebagai seorang DJ dirinya berharap “Semoga bisa menjadi DJ yang profesional, dikenal orang dan bisa banggain keluarga, karena hasilnya itu untuk keluarga bukan untuk aku sendiri dan dari hasil kerjaku sebagai seorang DJ sudah bisa membeli 2 Mobil dan semoga ditahun 2020 ini bisa mendapatkan duit yang banyak untuk bisa membelikan rumah kedua orang tua ku” tutupnya. (eh)
Editor : Jhonny













