Ia menambahkan bahwa Nyoman Nuarta merupakan perupa asal Bali yang mempersembahkan karyanya untuk masyarakat Bengkulu dan juga masyarakat Indonesia.
Di akhir sambutan, Presiden menitipkan kepada seluruh masyarakat Bengkulu untuk menjaga dengan baik monumen, merawat agar tidak rusak dan tidak lekang oleh waktu.
”Sama seperti semangat Ibu Fatmawati yang tidak pernah luntur sampai kapanpun,” ujarnya.
Editor : Jhonny













