-Tidak dapat berhenti dalam melakukan suatu kebiasaan
-Perubahan emosi yang tidak stabil
-Meningkatkan nafsu makan
–Menimbulkan insomnia
-Menarik diri dari lingkungan akibat mementingkan hal yang menjadi kegemarannya
-Melakukan banyak penyangkalan dan selalu membenarkan diri terhadap apa yang dia lakukan
-Mengalami masalah dalam hubungan asmara ataupun sosial.
Apa saja penyebab kecanduan?
Sebelum mengetahui penyebab kecanduan, pada dasarnya kondisi ini dalam tiga tahap yaitu:
-Tahap awal di mana keinginan terhadap objek muncul
-Tahap kedua, mulai menyukai objek tersebut kemudian kehilangan kendali atas diri sendiri dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan objek.
-Tahap terakhir yaitu terjadi ketika perilaku tersebut dilanjutkan menjadi sebuah kebiasaan yang susah untuk dihentikan.
-Hal yang menjadi penyebab kecanduan sebenarnya adalah timbulnya rasa senang di otak. Apapun kegiatannya, entah itu hubungan seks, obat-obatan psikoaktif, harta yang berlimpah, ataupun makanan yang rasanya enak, akan diartikan dengan hal yang sama di dalam otak. Otak akan merespon semua kesenangan itu melalui respon yang serupa, yaitu dengan menghasilkan hormon dopamin atau hormon kesenangan. Hormon ini akan meningkat ketika Anda merasa puas, bahagia, dan senang terhadap suatu hal.
Dalam kondisi ini, ternyata dopamin tidak hanya sekadar merespon kesenangan yang baru saja Anda hadapi, tetapi hormon ini juga menyebabkan timbul rasa suka yang berlebihan yang dapat mengakibatkan Anda kecanduan. Apabila kadar dopamin yang dihasilkan oleh otak normal, maka hal tersebut tidak akan menyebabkan kecanduan. Tetapi saat Anda mengalami kecanduan, objek yang membuat Anda kecanduan tersebut merangsang otak menghasilkan dopamin yang berlebihan.
Editor :John.W













