Sepeda motor bead yang kami ambil dari korban itu kami jual ke tetango Ibrahim, terus uang kami bagi tiga terus uangngo sabu dan di baju baru. Tugas aku ini bawak motor sambil bawak pisau.
“Karena sudah bersalah aku pun lari ke Tangerang berkerja disana sebagai kenek mobil selama satu bulan disana, tempat tinggalnya di rumah bos tulah. Sudah satu bulan disana aku pulang karena sudah kangen Kelaurga taunya aku ditangkap polisi,” katanya.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi melalui Kanit IV Kompol Zainuri mengatakan, bahwa bener anggota kami berhasil mengamankan dua pelaku begal sadis dimana korbannya diancam oleh tiga pelaku dua berhasil ditangkap satu lagi masih DPO.
“Dalam beraksi pelaku ini mengancam dengan pisau kalau tidak menuruti kemauannya pelaku melukai korban, pada saat korban melaporkan ke Polisi, pelaku ini justru mendatangi korban kemudian di tusuk lalu di pukul pelaku dan sempat membeser para pelaku,” jelasnya.
Satu pelaku terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas lantaran berusaha melarikan diri saat akan dilakukan Penangkapan tidak jauh dari rumahnya. (Dik)
Editor : Jhonny













