Lain halnya pengakuan M Hamzah bahwa dirinya baru sekali ikut mencuri bersama Aldo. Namun dirinya tidak menampik kalau pernah melakukan jambret yang korbannya anak SD yang sedang berjalan pulang dari sekolah di Jalan Inspektur Marzuki, Kecamatan Ilir Barat I Pakjo Palembang pada 6 Februari 2020 lalu.
“Waktu aku tarik hp korban dipertahankan nyo jadi sempat tarik menarik waktu itu. Aku kesel aku gebuk kepalak jadi dapat hp korban aku langsung belari. Kalau maleng sepeda cuma sekali aku melok Aldo,”tuturnya.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi didampingi Kanit IV Kompol Zainuri mengatakan tertangkapnya pelaku pencurian sepeda ini berawal dari salah satu pelaku dalam kasus jambret. Korban jambret yang dilakukan pelaku merupakan anak SD yang pulang dari sekolah. Korbannya yang mempertahankan hp nya di pukul oleh pelaku sehingga korban pun menyerahkan hp nya kepada pelaku.
“Setelah dikembangkan pelaku juga terlibat spesial pelaku pencurian sepeda dayung ada 10 TKP yang dilakukan oleh saat ini kami masih mengembangkan kasus nya karena ada beberapa pelaku lainnya yang belum tertangkap,”katanya.
Dalam menjalankan aksinya pelaku selalu beraksi dimalam hari, sepeda gunung maupun sepeda lipat yang dicurinya disimpan di dalam garasi yang pagar rumah dalam keadaan terkunci. “Pelaku manjat pagar aksinya sempat terekam dan viral di Medsos,”pungkasnya. (Dik)
Editor : Jhonny













