Keseimbangan jumlah garam dan air harus terjaga dengan baik di dalam tubuh. Jika jumlah garam atau natrium yang Anda konsumsi dari makanan dan minuman harian terlalu berlebihan, tubuh bisa mengalami penumpukan cairan yang berlebih.
Bukannya memperbaiki kaki bengkak setelah melahirkan, asupan garam malah bisa semakin memperburuk kondisinya.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk membatasi asupan garam dari makanan dan minuman harian guna meredakan kaki yang bengkak setelah melahirkan.
Kurangi asupan garam sebagai penyedap masakan di dalam sajian makanan harian, keripik, makanan olahan, makanan kemasan, maupun minuman ringan.
6. Hindari makan makanan olahan
Sama halnya seperti asupan garam yang terlalu banyak, makan makanan olahan juga sebaiknya dihindari bila Anda mengalami kaki bengkak setelah melahirkan.
Pasalnya, makanan olahan memiliki kandungan garam dalam jumlah yang tidak sedikit sehingga bisa menyulitkan penyembuhan kondisi bengkak di kaki setelah melahirkan.
Sebagai gantinya, Anda bisa memperbanyak makan makanan sumber protein dan serat untuk mengatasi kaki yang bengkak setelah melahirkan.
Hal ini bisa dilakukan dengan memperbanyak makan telur, daging ayam tanpa lemak, daging merah tanpa lemak, tahu, tempe, sayur, buah-buahan, dan lain sebagainya.
7. Kurangi minum minuman berkafein
Sebelumnya sempat dijelaskan bahwa tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup demi mengatasi kaki yang bengkak setelah melahirkan.
Namun, upaya ini tidak dapat tercapai secara optimal jika Anda gemar minum minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan cokelat.
Ini karena minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, dapat memicu tubuh kehilangan lebih banyak cairan sehingga tidak memperbaiki kondisi bengkak pada kaki setelah melahirkan.
8. Kenakan sepatu yang nyaman
Kaki yang bengkak setelah melahirkan tentu terasa tidak nyaman, bukan? Maka dari itu, coba perlakukan kaki sebaik mungkin, misalnya dengan menggunakan sepatu yang nyaman saat dipakai.
Hal ini bertujuan agar tidak membatasi ruang gerak kaki Anda yang bengkak setelah melahirkan. Sebaliknya, hindari memakai sepatu dengan hak tinggi.
Selain membuat Anda susah bergerak dengan bebas, sepatu hak tinggi juga akan membuat kaki yang bengkak setelah melahirkan menjadi tidak nyaman.
9. Melakukan pijatan pasca melahirkan
Supaya otot-otot yang kaku bisa regang dan rileks kembali seperti semula, Anda bisa melakukan pijat setelah melahirkan, khususnya di area kaki yang bengkak.
Selain meredakan bengkak di kaki setelah melahirkan, pijat juga membuat aliran darah dan cairan di dalam tubuh menjadi lebih lancar. Bahkan, pijta juga bisa membantu menyeimbangkan kadar hormon dan meredakan stres pada tubuh.
10. Gunakan kompres dingin
Cara lain yang juga bisa Anda gunakan untuk memulihkan kaki bengkak setelah melahirkan yakni dengan memakai kompres dingin. Balut beberapa buah es batu di dalam sapu tangan atau handuk kecil, kemudian kompres ke area kaki yang bengkak.
Penggunaan kompres dingin ini dapat membantu mengecilkan pembuluh darah yang mengakibatkan kaki terlihat bengkak dan membesar.
Kapan harus ke dokter?
Sebenarnya, kaki yang bengkak setelah melahirkan bisa berangsur-angsur membaik dalam kurun waktu kurang lebih satu minggu.
Pasalnya, tubuh butuh waktu untuk menghilangkan cairan yang menumpuk, termasuk di dalam kaki, selama masa kehamilan sebelumnya.
Itulah mengapa salah satu hal yang penting dilakukan usai melahirkan yakni rutin buang air kecil, karena bisa membantu mengeluarkan cairan dari dalam tubuh guna mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan.
Namun, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami hal-hal berikut ini:
-Pembengkakan terjadi secara tiba-tiba.
Ketika bagian yang bengkak ditekan, timbul lekukan pada kulit alias kulit tidak kembali seperti semula.
-Timbul rasa sakit, kemerahan, iritasi, bahkan peningkatan pembengkakan di kaki yang mengarah pada gumpalan darah.
-Mengalami sakit kepala terus-menerus atau berulang, muntah, sensitivitas terhadap cahaya, serta penghilatan kabur yang mengarah pada gejala preeklampsia.
-Muncul nyeri dada dan kesulitan bernapas, yang bisa menandakan adanya komplikasi jantung setelah melahirkan atau disebut sebagai kardiomiopati postpartum.
-Jika berbagai cara mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan telah Anda coba tapi belum ada hasil yang lebih baik, atau justru semakin parah, segera periksakan ke dokter.
Tak terkecuali, ketika bengkak setelah melahirkan hanya muncul di salah satu kaki, maupun betis dan pergelangan kaki Anda terasa nyeri dan lunak saat ditekan. Hal ini dikhawatirkan menjadi tanda adanya bekuan darah di area kaki yang bengkak setelah melahirkan.
Editor : John.W













