Untuk mengatasi nyeri leher, kamu bisa tidur dengan posisi telentang atau miring ke salah satu sisi, dan topang leher dengan bantal. Kamu juga dianjurkan untuk mencukupi waktu tidur, setidaknya 6-8 jam tidur per harinya.
6. Konsumsi obat
Mengonsumsi obat pereda nyeri juga bisa menjadi salah satu pilihan untuk meredakan sakit leher. Obat pereda nyeri leher yang bisa kamu konsumsi adalah paracetamol.
Namun jika rasa nyeri sudah merambat ke tangan, disertai dengan sakit kepala, atau sudah sangat mengganggu aktivitas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter ya.
Cara Mencegah Nyeri Leher
Setelah nyeri leher sembuh, kamu bisa mencegahnya terjadi kembali dengan beberapa cara mudah, yaitu melakukan gerakan ringan (berdiri di tempat, berjalan kaki, atau melakukan peregangan setiap 30 menit sekali), membatasi penggunaan telepon seluler (ponsel), dan melakukan peregangan otot leher setelah menggunakan ponsel.
Selain itu, hindari tidur dengan posisi tengkurap, karena dapat membuat otot leher menjadi tegang dan nyeri. Sebaiknya tidur dengan posisi miring ke salah satu sisi atau telentang.
Saat tidur, gunakan bantal hanya untuk memosisikan kepala sejajar dengan tubuh. Hindari menggunakan bantal yang terlalu tinggi karena akan membuat otot leher meregang sepanjang malam, sehingga leher bisa terasa nyeri saat bangun tidur.
Nyeri leher akibat terlalu lama di depan komputer dapat mengganggu kenyamanan, sekaligus mengurangi produktivitas kerjamu. Untuk mengatasi dan mecegahnya, lakukan cara-cara di atas ya. Bila nyeri leher tidak kunjung berkurang, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat diberikan penanganan yang sesuai.
Editor :John.W











