Health

Menguak Misteri Aroma Sehabis Hujan Yang Berhasil Di Temukan Peneliti

×

Menguak Misteri Aroma Sehabis Hujan Yang Berhasil Di Temukan Peneliti

Share this article

Streptomyces berfungsi sebagai makanan untuk springtails, sedangkan springtails kemudian menyebarkan spora bakteri membantu benih koloni Streptomyces baru.

“Proses ini saling menguntungkan. Springtails memakan Streptomyces, geosmin menarik Springtails ke sumber makanan. Kemudian springtails menyebabkan spora, yang menempel di tubuh dan di feses. Sehingga Streptomyces tersebar,” tutur Buttner.

Ini analog dengan burung yang memakan buah tanaman. Mereka mendapatkan makanan tetapi mereka juga mendistribusikan benih, yang bermanfaat bagi tanaman.

Hubungan simbiosis mutualisme ini adalah kunci untuk kelangsungan hidup Streptomyces. Sebab bakteri diketahui menghasilkan senyawa antibiotik tertentu yang membuatnya beracun bagi organisme lain seperti lalat atau nematoda.

Springtails, di sisi lain, menghasilkan sejumlah enzim baru yang dapat menetralisir antibiotik yang diproduksi oleh Streptomyces.

“Kami dulu percaya bahwa spora Streptomyces didistribusikan oleh angin dan air, tetapi hanya ada sedikit ruang bagi angin atau air untuk melakukan apa pun di kompartemen udara kecil di tanah,” kata Buttner.

Dilansir dari New Atlas, penemuan baru yang meyakinkan ini menunjukkan alasan utama penyebab aroma tanah yang sangat ikonik tersebut. Aroma terbut disebabkan oleh hubungan berusia hampir 500 juta tahun antara bakteri dan antropoda, dengan komunikasi kimia.

“Jadi, hewan primitif kecil ini menjadi penting dalam menyelesaikan siklus hidup Streptomyces, salah satu sumber antibiotik terpenting yang diketahui sains,” ujar Buttner.

Editor:John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *