Dana tersebut diperuntukan bagi pemenuhan kebutuhan kesehatan dan bantuan kemanusiaan mendesak bagi warga di Tepi Barat, termasuk di Yerusalem Timur dan Jalur Gaza.
Terkait hal ini, Watap RI sampaikan apresiasi dan mengajak masyarakat internasional untuk terus mendukung peran UNRWA dan berbagai LSM di Palestina yang telah bekerja keras dalam membantu warga Palestina di saat sulit seperti sekarang ini.
Dubes Djani tegaskan bahwa Alih-alih mengejar tujuan jahat untuk menganeksasi tanah Palestina, Israel harus fokus pada pelaksanaan kewajiban hukum internasionalnya. Pertemuan “Open Debate” virtual DK PBB, selain dihadiri oleh negara-negara anggota DK PBB, juga dihadiri oleh Watap Palestina dan Israel.
Mayoritas negara-negara anggota DK PBB menolak aksi provokasi dan tindakan sepihak Israel dalam aneksasi wilayah Palestina. Indonesia dan mayoritas negara-negara anggota DK PBB juga tekankan dukungannya terhadap “two-state solution” yang berdasarkan pada parameter internasional yang telah disepakati sesuai dengan berbagai resolusi DK PBB, sebagai solusi damai dan adil bagi penyelesaian konflik Israel dan Palestina.
Editor : Jhonny













