KORDANEWS — Deri Prima (20) babak belur dihajar massa lantaran dirinya gagal saat hendak menjambret seorang pengendara motor yang berboncengan melintas di jalan Talang Betutu Sukomulyo Kecamatan, Sukarami Palembang.
Aksi tersangka ini terbilang nekat dimana di lakukannya di Hari Raya idul Fitri dihari ke dua. Pada Senin (25/5), atas perbuatannya tersangka pun kembali merasakan diinginnya jeruji besi penjara Polsek Sukarami Palembang.
Dari pengakuan tersangka Deri, bahwa nekat menjambret karena tidak memiliki uang untuk jalan dengan pacarnya. Dalam aksi jambretnya ia melakukan sendirian menggunakan sepeda motor, saat melintas dilokasi kejadian tersangka melancarkan aksinya melihat korban yang berboncengan memakai tas selempang langsung ditarik.
“Motor korban saat itu melambat jadi tas yang di taroknya di atas langsung aku jambret, namun pada saat mau lari motor aku oleng langsung terjatuh ke parit. Baru warga datang menghajar aku,” ujarnya saat ditemui Rabu (27/5).
Ketika itu baru pulang dari rumah pacar sebenarnya tidak ada niat cuman khilaf saja, mana pacar mau mengajak jalan dan reunian pasti dia butuh uang.
Jadi melihat korban jadi punya ide buat jambret namun sial harus berurusan dengan Polisi lagi, dimana sebelumnya pernah masuk penjara kasus bobol rumah dan baru keluar bulan 3 kemarin.
“Aku khilaf pak karena mau mengajak pacar jalan dak tau bagaimana harus ada uang jadi jambret saja namun gagal setelah motor terjatuh, sudah pernah masuk penjara kasus 363 bobol rumah baru keluar tiga bulan kemarin,” kata Warga Deni warga Tanah Emas.













