Sedangkan pengakuan pelaku Ilham, ia keseharainnya sebagai Debt Collector, memang mengaku sebagai polisi berdinas di Jatanras Polda Sumsel.
“Aku mengaku sebagai polisi dari Jatanras Polda Sumsel. Untuk menengahi dan berdamai antara Ibrahim dengan mertuanya,” ujarnya.
Ilham juga tidak mengelak sempat mengancam akan menembak korban bila tidak memberi uang.
“Iya aku ancam akan aku tembak korban. Umpama aku kejam aku tembak korban”, cetusnya.
Atas tindakannya itu Ilham memohon maaf telah mengaku sebagai anggota polisi. “Saya minta maaf karena mengaku sebagai anggota jatanras untuk meminta uang Rp 5 juta,” cetusnya.
Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi SIk didampingi Kanit III Kompol Junaedi SH menegaskan telah mengamankan seorang polisi gadungan.
“Pelaku melakukan pemerasan terhadap warga sebagai anggota polisi. Sore tadi kita tangkap pelaku berikut barang bukti,” tanggap Suryadi. (Dik)
Editor : Chandra













