Health

Ini 7 Penyakit yang Sering Jadi Penyebab Susah Hamil

×

Ini 7 Penyakit yang Sering Jadi Penyebab Susah Hamil

Share this article

4. Fibroid
Fibroid rahim adalah sejenis tumor jinak yang tumbuh di bagian rahim, sehingga menyebabkan nyeri haid dan menstruasi lebih lama dari biasanya. Penyebab fibroid rahim masih belum diketahui dengan pasti, namun para ahli menduga hal ini disebabkan oleh faktor hormon atau genetik.

Fibroid rahim menjadi penyebab susah hamil pada 5-10% wanita. Fibroid dapat memengaruhi kesuburan wanita jika:

Mengubah posisi serviks, sehingga mengurangi jumlah sperma yang masuk ke rahim.
Mengubah bentuk rahim, sehingga mengganggu pergerakan sperma atau implantasi.
Memblokir saluran tuba, akibatnya sperma tidak dapat mencapai sel telur.
Mengganggu aliran darah ke rahim, mengakibatkan embrio tidak dapat menempel sempurna di rahim.
Supaya Anda bisa hamil, fibroid harus diangkat dengan cara operasi supaya nantinya rahim jadi lebih sehat.

5. Kerusakan pada saluran tuba
Jika Anda tak juga hamil meski sudah berhubungan seks secara teratur, maka bisa jadi ada masalah pada saluran tuba (tuba falopii). Masalah pada tuba falopii bisa diartikan sebagai penyumbatan sebagian atau kedua saluran tuba, bisa juga karena adanya pertumbuhan jaringan parut pada tuba falopii.

Apabila saluran tuba tersumbat, sel telur tentu tidak dapat bergerak dari ovarium menuju rahim. Sperma juga tidak bisa membuahi sel telur sehingga kehamilan pun sulit terjadi.

Penyakit penyebab susah hamil ini dapat diatasi dengan operasi rekonstruksi tuba untuk memperbaiki kerusakan pada saluran tuba. Namun bila kondisi kerusakannya cukup parah, dokter mungkin akan menyarankan program bayi tabung supaya Anda bisa cepat hamil.

6. Kegagalan prematur indung telur
Primary Ovary Insufficiency (POI) alias kegagalan prematur indung telur adalah salah satu penyakit penyebab susah hamil. Kondisi ini terjadi ketika ovarium berhenti memproduksi hormon dan sel telur pada usia produktif, alias belum waktunya.

Wanita yang mengalami kegagalan prematur indung telur biasanya tidak berovulasi secara teratur atau bahkan kadang tidak sama sekali. Tingkat hormonnya pun tidak normal karena ovariumnya bermasalah.

Tak perlu khawatir. Wanita dengan kegagalan prematur indung telur masih bisa hamil, kok! Buktinya, sekitar 5-10% wanita dengan penyakit ini bisa hamil tanpa perawatan medis.

7. Menopause dini
Menopause merupakan hal yang pasti dialami semua wanita ketika memasuki usia 40 tahun ke atas. Apabila kondisi ini dialami sebelum waktunya, dalam artian sebelum usia 40 tahun, maka bisa jadi Anda mengalami menopause dini.

Beberapa gejala menopause dini di antaranya siklus haid tidak teratur atau bahkan tidak haid sama sekali, vagina kering, hot flashes, sensitif alias mudah marah, dan gejala menopause lainnya.

Perlu dicatat bahwa wanita yang mengalami menopause dini bukan berarti sudah pasti tidak bisa hamil. Beberapa wanita masih bisa hamil dengan sel telurnya sendiri, tapi ada juga yang memerlukan donor sel telur supaya bisa hamil dan punya anak.

Editor: John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *