“Saat itu petugas piket penjagaan juga langsung membunyikan alarm steling, dan petugas yang diserang menggunakan rompi sehingga tidak mengalami luka tusuk di bagian badan, namun luka luka ditangan dengan 12 jahitan.” katanya.
Setelah bergulat dengan petugas pelaku mencoba lari dan diberikan tindakan tegas di bagian kaki, pelaku ini masuk kembali kedalam mobil dan untuk mengambil sesuatu. Namun saat itu pelaku berhasil diamankan.
Setelah pelaku berhasil diamankan lalu dibawa ke RSUD Kayuagung bersama dengan anggota yang mengalami luka tusuk, namun nyawa pelaku tidak tertolong.
Menurut Kapolres, motif sementara dugaan pelaku ini melakukan aksinya diduga karena depresi, hal ini berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga pelaku.
“Pelaku ini baru keluar dari penjara lantaran terlibat kasus penganiayaan,” katanya.
Editor : Chandra.













