HeadlineNusantaraSumsel

Presiden Minta Pemantauan dan Evaluasi Kebijakan ‘New Normal’ Terus Dilakukan

×

Presiden Minta Pemantauan dan Evaluasi Kebijakan ‘New Normal’ Terus Dilakukan

Share this article

”Setiap kita membuat kebijakan, setiap kita membuat policy, betul-betul tolong yang namanya data science itu dipakai, yang kedua saran-saran dari para saintis, para pakar juga dipakai sehingga dalam memutuskan itu betul-betul tepat sasaran,” tuturnya.

Jangan sampai, Presiden menegaskan Kepala Daerah berani membuka masuk ke new normal tetapi keadaan datanya masih belum memungkinkan, sehingga tahapan-tahapan harus betul-betul disiapkan dan tidak dipaksa.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan bahwa masa prakondisi betul-betul harus dilakukan sehingga timing-nya kapan dibuka harus tepat.

”Jangan sampai Rt-nya masih tinggi diatas 1, R0-nya masih tinggi, kita sudah berani buka, hati-hati jangan membuat kebijakan tanpa sebuah data science yang jelas,” ungkapnya.

Kalau sudah prakondisi, timing, Presiden sampaikan perlu ditentukan prioritas sektor mana dulu yang dibuka, tidak langsung dibuka semuanya, sehingga dapat dipilah misalnya sektor industri ataupun pariwisata namun tentunya perlu dibatasi.

”Tidak usah tergesa-gesa yang karena yang kita hadapi ini dua, kesehatan dan ekonomi, yang semuanya harus berjalan dengan baik. Kalau memang keadaannya naik, ya tutup lagi, harus berani seperti itu, harus berani memutuskan seperti itu,” jelasnya.

Ditegaskan Presiden, saat ini tidak bisa lagi memutuskan sebuah kebijakan tanpa dilihat yang namanya data science dan masukan dari para pakar.

Dalam acara tersebut, Presiden juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Jawa Tengah, Wagub, beserta seluruh Bupati dan Wali Kota serta gugus tugas, Rumah Sakit, jajaran dokter, perawat, tenaga medis, relawan dan juga jajaran Forkopimda, utamanya dari TNI dan Polri yang telah bekerja keras penuh dedikasi dalam mengendalikan Covid-19 ini.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam agenda kali ini Seskab Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Kepala BNPB Doni Monardo. (HIM/EN)

Editor : John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *