Nusantara

Realese 22 ” Pasca TMMD Kami Tidak Takut Lagi Banjir ”

×

Realese 22 ” Pasca TMMD Kami Tidak Takut Lagi Banjir ”

Share this article

KORDANEWS – Siapa saja yang menginjakan kaki di Desa Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dan melongok salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-109 Kodim 0727/Karanganyar/Korem 074/Warastratama, yakni sebuah jembatan yang ada di Dusun Sonosari dengan ukuran, panjang 8 Meter, lebar 4 Meter dan tingginya mencapai 3 Meter, akan bertanya-tanya, sebegitu pentingkah jembatan itu dibangun melalui gelaran TMMD ?

Pasalnya, sungai yang di atasnya akan dibangun jembatan oleh TNI bersama warga itu, hanyalah sungai kecil, dan tampak air mengalir dengan debit yang juga kecil. Disaat musim kemarau seperti di pertengahan bulan September 2020 ini, orang masih bisa lalu lalang di lokasi itu, baik dengan jalan kaki maupun menggunakan motor.

Hanya saja, manakala mendengar penjelasan beberapa warga setempat, dan ditandaskan Kepala Desa (Kades) Jatiwarno, Catur Sujito, sungai kecil yang di atasnya akan dibangun jembatan sepanjang 8 Meter itu, jika musim penghujan, debit air akan besar dan arusnya deras.

”Kalau musim kemarau seperti ini, memang air sungai kecil dan masih bisa dilalui oleh orang baik jalan kaki maupun naik motor. Hanya disaat musim penghujan, jangan ditanya air akan besar dan deras. Dipastikan siapa saja juga tidak berani untuk menyeberang sungai,” ungkap Sadiyo (54) salah satu warga Dusun Sonosari, Desa Jatiwarno.

Hal itu juga dibenarkan oleh Kades Catur Sejito, disaat musim penghujan dan jika turun hujan sehari saja, dipastikan sungai akan meluap. Petaka bagi warga di dusun seberang, yakni warga Dusun Trugo. Mereka akan terisolir jika ingin ke pusat pemerintahan desa, ”demikian juga bagi anak-anak sekolah dipastikan harus muter jauh jika ingin pergi ke sekolah.”

Mutlak Dibangun

Untuk itu, demikian Kades Catur Sujito, pihaknya justru mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kodim Karanganyar, dimana dalam melaksanakan TMMD Reguler ke-109 di desanya, di salah satu sasaran fisik utamanya adalah membangun dua jembatan. ”Salah satu jembatan itu dibangun di Dusun Sonosari yang memang mutal dibangun untuk melancarkan aktivitas sehari-hari,” bebernya.

Dikemukakan, selama ini banyak warga di Dusun Sonosari yang lahan sawahnya berada di seberang sungai. Sehingga dipastikan, saat mereka beraktivitas akan kesulitan manakala kondisi air sungai meluap. Demikian juga bagi warga Dusun Trugo, di saat musim penghujan, dimana air sungai besar, untuk beraktivitas ke pusat pemerintahan desa, harus melambung melalui jalan lain yang jaraknya cukup jauh. ”Jadi nanti dengan adanya TMMD, dan jembatan terbangun, kami seluruh warga Jatiwarno tidak akan lagi takut banjir,” tambah Kades Catur Sujito.

Diketahui, sasaran fisik TMMD Reguler ke-109 Kodim 0727/Karanganyar di Desa Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang secara resmi akan dibuka tanggal 21 September 2020 nanti, cukup bervariatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *