KriminalPeristiwa

Empat Mahasiswa Perusak Mobil Polisi Ditangkap

×

Empat Mahasiswa Perusak Mobil Polisi Ditangkap

Share this article
KORDANEWS – Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil diciduk  pengerusakan  mobil dinas Pam Obvit Polda Sumsel saat demo ricuh di DPRD Sumsel, Kamis (8/10/2020)lalu.
Mereka diringkus setelah melakukan  pengerusakan mobil polisi ternyata masih berstatus Mahasiswa. Mereka ditangkap di rumah dan indekost mereka masing – masing, Selasa (13/10/2020).
Mahasiswa yang melakukan pengerusakan mobil milik polisi sebanyak empat mahasiswa. Mereka, dari berbagai universitas berbeda yang ada di Palembang. yakni Awwabin Hafiz (19) mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang semester 3 Jurusan Hukum , warga Dusun II Kelurahan Rengas I Kecamatan Payaraman Ogan Ilir Ditangkap di indekost wilayah Sukabangun II.
M Naufal Imandamalis (20) Mahasiswa Tehnik Sipil UNSRI,  warga Jalan Sultan Mansyur Lorong Sekundang Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I Palembang. M Barthan Kusuma (22) mahasiswa Stisipol Candradimuka semester 5 jurusan komunikasi warga Jalan Kemiri Kecamatan Sukarami Palembang.
Terakhir Rezan Septian Nugraha (21) Universitas Muhammadiyah Palembang fakultas hukum semester 7,  warga Lahat tinggal di rumah neneknya di Telaga Swidak Plaju Palembang.
Keempat mahasiswa ini, diamankan setelah Subdit III Jatanras Polda Sumsel melakukan penyelidikan dari aksi yang terjadi saat ricuh. Dari penyelidikan, ternyata keempat mahasiswa ini ikut melakukan pengerusakan terhadap mobil Pamovit milik Polda Sumsel. Mereka ada yang menendang, memukul hingga hendak membakar mobil.
“Aku jingok mobil sudah tebalik terus aku nendang bekali – kali. Terus aku nak bakar tahunyo karpetnyo basah jadi dak jadi tebakar,” tutur Rezan.
Menurut Rezan dia tidak ada maksud untuk merusak dan membakar namun saat di lapangan, ada yang berteriak bakar , bakar jadi terpancing.
” Aku tepancing kebetulan aku megang rokok jadi aku nak bakar mobil itu ,” ungkapnya.
Berbeda dengan Awwa Bin Hafiz dia mengaku kesal karena saat kejadian itu dia sedang duduk dengan temannya dan makan pempek , tiba – tiba di dekatnya ada banyak gas air mata. Ketika akan mengambil gas air mata itu memggunakan tangannya dan tangannya mengalami luka bakar.
“Sudah tu hp kawan aku ilang jadi akulah emosi , jingok budak – budak nendangke mobil Polisi itu melok be nendang empat kali terus deket aku ado korek api nak aku bakar tahunyo koreknyo macet dan keadaan mobil basah jadi urung. Ditambah lagi, saat utu ado yang beteriak bakar – bakar jadi tambah tepancing,” tuturnya.
Sedangkan M Barthan Kusuma mengatakan saat kejadian dia sedang bekerja meliput. Saat ricuh itu dia kena lempar batu dan terjatuh. Ketika terjatuh itula tutup lensa dan hood rusak sehingga dia emosi.
” Lagi emosi aku naek ke mobil itu tapi idak nak bakar cuma nginjak mobil itu bagian atapnyo, kareno kesel aku tu,” ungkapnya.
Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi menjelaskan, ada empat pelaku yang diamankan ini karena melakukan pengerusakan mobil dinas Provos dan Pam obvit.
“Dari empat yang diamankan ini, dari hasil swab ada satu yang reaktif yakni M Naufal Imandamalis.  Mereka ini ikut merusak, sedangkan untuk yang mengambil rotator sedang kami cari,” katanya.
Sudah ada delapan orang yang diamankan dalam pengerusakan mobil milik polisi. Jatanras Polda Sumsel, masih melakukan pengejaran sekitar 15 pelaku lain. (Dik)
Editor : Chandra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *