Sumsel

Pabrik Aspal Karet Muba Kontribusi Nyata Pulihkan Ekonomi Nasional

×

Pabrik Aspal Karet Muba Kontribusi Nyata Pulihkan Ekonomi Nasional

Share this article

Dikatakan Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia itu, dirinya sudah menyiapkan perangkat. Mulai pemenuhan mesin sentrifuge, pelatihan bagi petani yang tergabung di UPPB, dan pasar lateks pekat. Bahkan sebuah produk hukum yang mendasari perluasan pemakaian aspal karet bagi pembangunan jalan di antero Sumatera Selatan yakni berupa Surat Edaran Menteri Dalam Negeri sudah ada. Sedangkan di tingkat daerah, Muba juga sedang menyiapkan regulasinya.

“Surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 602/2161/BJ Tentang Pemanfaatan Aspal Karet Untuk Pembangunan Jalan Daerah sudah ada. Kita sedang menggodok regulasi khusus untuk Muba. Intinya, karet produksi Muba memberi manfaat bagi seluruh warga Sumsel. Jalan bisa lebih awet, petani karet lebih baik dan sejahtera,” terangnya.

Dodi menambahkan, pilihan pemanfaatan teknologi aspal karet dianggap adalah sangat tepat ditengah merosotnya harga karet alam dipasaran. penggunaan karet rakyat sebagai bahan aspal diharapkan akan mendongkrak harga, memberi nilai tambah, serta mendorong hilirisasi karet menjadi produk lainnya. dalam rangka mendukung penggunaan teknologi aspal karet di Muba.

“Adapun langkah strategis yang telah kita lakukan diantaranya, menerbitkan peraturan bupati nomor 324 tahun 2015 tentang pedoman pengolahan dan pemasaran bahan olah karet (bokar) di kabupaten musi banyuasin, kelembagaan petani karet melalui unit pengolahan dan pemasaran bokar (UPPB), sampai tahun 2020 terbentuk 88 UPPB dengan anggota 16.200 kk. UPPB menjadi ujung tombak dalam penyediaan bahan baku aspal karet baik bokar maupun lateks pekat,” imbunya.

“Kemudian, pembangunan unit pemisah centrifuge lateks sebanyak 3 unit  yaitu di Kecamatan Keluang, Sekayu, dan Babat Toman untuk pengolahan lateks pekat dan pembangunan instalasi pengolahan lateks pekat terpravulkanisasi, Kabupaten Musi Banyuasin akan membangun kawasan industri hijau dengan fokus pada hilirisasi kelapa sawit dan karet, power plant berbahan bakar energi terbarukan, procesing gas alam, pembentukan pusat unggulan komoditi lestari dengan fokus pada karet dan kelapa sawit. pusat unggulan  tersebut diharapkan akan mendorong peningkatan produksi, pengolahan, dan pemasaran dari komoditas dengan bertumpuh pada penerapan platform good agricultural practices (gap) dan verified sourcing area (vsa),” tambahnya.

Mantan Anggota DPR RI dua periode ini menambahkan, penggunaan teknologi aspal karet dapat terwujud di Muba tidak lepas dari dukungan berbagai  pihak yaitu kementerian terkait, dan lembaga penelitian. “Dukungan tersebut diharapkan akan terus diberikan kepada kami dalam rangka mendorong perluasan pemanfaatan dan teknologi yang digunakan sehingga teknologi ini akan memberi manfaat yang sebesarnya untuk kesejahteran petani dan masyarakat,” ucapnya. (ts)

 

Editor : Surya S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *