“Penanganan COVID-19 di Sumsel capai 24,32 persen jika dilihat dari positif. Resiko masih berada di level sedang, meski dalam beberapa hari terakhir jumlah pasien positif terus mengalami penambahan,” katanya.
Andriany bilang, kasus positif di Kota Palembang meningkat karena masih ada masyarakat yang menganggap remeh penyebaran COVID-19 sehingga kesadaran terhadap protokol kesehatan sudah kendor.
“Jika protokol kesehatan dijalani dengan disiplin maka kasus aktif akan bisa berkurang lebih cepat,” katanya













