KORDANEWS – LAHAT – Inovasi komoditi Talas Besar Koneng (Talas Beneng), guna mensejahterakan petani di Kabupaten Lahat nampaknya bukan isapan jempol belaka. Bahkan, ditahun 2021 direncanakan penanaman sebanyak 47.600 batang dengan lahan 5.95 hektar pecahan indukan dan136.000 batang dengan 17 hektar penangkar.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lahat, Eti Listina SP MM mengapresiasi inovasi Talas Beneng tersebut. Dirinya berharap, hal itu menjadi langkah awal untuk kesejahteraan dan bertambah penghasilan para petani khususnya di Kabupaten Lahat dan di Provinsi Sumsel.
“Terus terang, dulu kita tidak tahu manfaat Talas Beneng, sehingga dilempar-lempar saja. Sekarang sudah jadi komoditi luar biasa,” ujarnya.
Bukan tanpa alasan, Talas Beneng kata Eti mulai dari umbi bisa dijadikan bahan baku industri pangan yang berbasis karbohidrat, menjadi olahan seperti tepung, keripik, es krim, kue kosmetik dan lainnya. Kemudian daun menjadi sumber bahan baku rokok, bisa dijadikan tembakau rokok herbal tanpa nikotin.













