Seperti disampaikan Kapolri, saat ini tengah diturunkan kurang lebih empat kompi gabungan TNI-Polri untuk mendukung penanganan kasus di Kudus. “Untuk menjaga klaster Kudus dan kemudian mempersiapkan dan mendorong pemerintah daerah untuk menambah tempat-tempat isolasi mandiri rujukan yang ada di Donoyudan dan juga ada di Semarang. Sehingga klaster isolasi mandiri yang ada di rumah-rumah kita bisa geser, karena kurang lebih ada 1.200, dan itu saat ini sedang berjalan,” terangnya. Sementara untuk penanganan di wilayah Bangkalan, Kapolri mengatakan saat ini sudah dilaksanakan pengetatan PPKM Mikro yang dilakukan di tiga kecamatan yang dibarengi dengan penguatan upaya testing, tracing, dan isolasi.
Mengakhiri keteranganya, Kapolri menegaskan, langkah seperti yang dilakukan di Kudus dan Bangkalan ini akan diterapkan untuk wilayah yang mengalami lonjakan kasus COVID-19. “Langkah-langkah ini kemudian akan kita samakan di setiap wilayah. Yang dalam satu minggu ada kenaikan lebih dari 500 [kasus] akan kita berlakukan manajemen kontigensi terkait dengan penanganan khusus sehingga laju pertumbuhan COVID-19 di seluruh wilayah bisa kita kendalikan,” pungkasnya.
Editor :John.W













