KORDANEWS – Pendidikan bagi sebagian besar Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di dua desa di Muba dan Jambi merupakan sesuatu yang berharga. Maka itu banyak pihak yang terus berupaya memfasilitasi pendidikan bagi suku yang dikenal dengan sebutan ‘Orang Rimba’ ini untuk mengenal ilmu pengetahuan yang luas.
Seperti menyediakan tempat belajar atau saung di wilayah Rompok Soak Buring, Desa Pagar Desa kecamatan Bayung Lencir, Muba. Pemkab Muba melalui perangkat kecamatan dan desa bekerjasama dengan perusahaan PT Marga Bara Jaya (MBJ) mendirikan saung belajar.
“Awalnya pendirian saung belajar ini dari usulan masyarakat SAD yang ingin punya sekolah. Mereka sudah tertarik untuk belajar. Maka itu diusulkan kepada pemerintah desa. Alhamdulilah ada kerjasama dari pihak kabupaten dan kecamatan bersama pihak ketiga yang bisa membantu SAD ini,” ujar Kepala desa Pagar Desa, Firman Luter Hia.
“Saung belajar ini sangat membantu mereka memperoleh pendidikan, ibaratnya pengganti gedung sekolah. Maka itu seluruh SAD yang ada bisa membaur terhadap masyarakat saat mendapatkan pendidikan,” jelasnya.
Sebelum adanya saung tersebut, lanjutnya, mereka belajar di balai kecil yang dibangun oleh mereka sendiri. Sedangkan tenaga pengajar dibantu dari luar atau sekolah terdekat dengan Jambi.
“Kalau di desa Pagar Desa, ada 25 KK SAD, dan yang bersekolah ada 27 anak tingkat SD semua,”ungkapnya.













