“Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan masyarakat yang terdepan untuk tetap menjalankan program-program kesehatan lainnya. Salah satunya, Juru Pemantau Jentik (Jumantik) bersama kader-kader wilayah, untuk mengingatkan dan melakukan pemeriksaan langsung kelayakan penampungan-penampungan air masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut Azmi menjelaskan gejala DBD yaitu, demam tinggi mendadak sakit kepala,ruam, nyeri otot dan sendi, mual dan muntah serta kelelahan, pada kasus yang parah terjadi pendarahan hebat dan syok, yang dapat membahayakan nyawa.
“Hindari gigitan nyamuk, biasa menggigit di pagi dan sore hari, gunakan obat oles anti nyamuk, memakai baju lengan panjang dan celana panjang serta tidak menggantung pakaian habis pakai,” ulasnya.
Sementara itu, Bupati Dodi Reza mengingatkan kepada warga untuk selalu meminimalisir tumpukan sampah di area lingkungan rumah. “Jangan sampai jadi sarang nyamuk yang dapat menularkan penyakit,” ucapnya.
Dodi mengajak agar warga lebih aktif untuk melakukan kegiatan gotong royong bersih-bersih lingkungan. “Kalau lingkungan bersih kita akan terhindar dari segala macam jenis penyakit,” pungkasnya. (ts)













