Kordanews – Perlahan tapi pasti. Pasca pandemi covid-19, geliat sektor pariwisata di Sumatera Selatan khususnya Kota Palembang mulai bangkit dari keterpurukan kurang lebih dua tahun belakangan ini.
Betapa tidak, kalau selama ini propinsi Sumsel menjadi tujuan wisata dengan mengandalkan paket MICE (meeting, incentive, convention and exhibition) dan sport tourism, kini Sumsel terus berbenah dan melakukan terobosan melalui Health Tourism ( Wisata Kesehatan).
Hal ini pula yang sudah dan sedang digebrak asosiasi pelaku pariwisata Indonesia (Asppi) Sumsel melalui programnya yang dikemas dengan paket-paket wisata kesehatan dengan bekerjasama dengan stake holder di sumsel seperti Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang, RSMH Palembang, dan melibatakan pelaku pariwisata lainnya.
“Kita menyambut baik apa yang sedang dan sudah dilakukan Asppi Sumsel dengan mendorong percepatan dan pemulihan pariwisata di Sumsel melalui program health tourismnya,”ungkap Herlan Aspiudin selaku penasehat Asspi Sumsel yang juga staff ahli gubernur Sumsel, Senin (4/10).
Dengan begitu, lanjutnya, Sumsel saat ini bukan hanya mengandalkan MICE, Sport Tourism saja, tapi juga ada Health Tourism yang menjadi andalan dan makin dilirik wisatawan baik itu wisatawan nusantara maupun mancanegara.
“Untuk itu, kita perlu siapkan semua, baik itu edukasi SDM, infrastruktur maupun strategi promosi wisata,”ungkap Herlan yang kerap disapa Babe ini sembari menyebutkan bahwa Sumsel memang sangat representatif dan memiliki banyak fasilitas kesehatan berkelas.













