Sumsel

Pembangunan Tol Inderalaya – Prabumulih Sebabkan Kebun Warga Tergenang Direspon Positif PT HKI

×

Pembangunan Tol Inderalaya – Prabumulih Sebabkan Kebun Warga Tergenang Direspon Positif PT HKI

Share this article

KORDANEWS – Masyarakat desa Tebedak kecamatan Payaraman, kabupaten Ogan Ilir (OI) mengeluhkan dampak pembangunan jalan tol Indralaya-Brabumulih- Simpang Muara Enim zona III dan IV. Terkait adanya pendangkalan aliran sungai Temiang yang membuat area kebun warga seluar lebih kurang 250-300 hektar terdampak banjir setinggi lebih kurang 50 centimeter. Selain itu, lumpur merah bekas tanah timbunan juga mengalir ke kebun warga dari progres pembangunan jalan tol tersebut.

“Mereka (PT HKI) bikin saluran air, sehingga menyebabkan kedangkalan di aliran sungai Temiang. Alhasil aliran sungai menjadi kecil. Kalo Itensitas hujan tinggi. Air tersebut masuk ke area perkebunan warga,” terang salah seorang warga yang mengaku Kebunya terdampak, Zuhriyadi AS. Rabu (30/3).

Lanjutnya, warga meminta agar pihak HKI atau HKJT membuat box Culvert agar dapat mengurangi dampak banjir. Minimal lebar 4 meter dan tinggi 3,5 Meter. Karena di sisi Jalan Tol tersebut akan di buka plasma kebun sawit. Jika permintaan itu tidak di penuhi pihaknya akan menurunkan massa melakukan aksi untuk menuntut hal tersebut.

Disisi lain Kades Tebedak, Suharto menyampaikan bahwa sebelum adanya progres pembangunan jalan tol, daerah tersebut merupakan dataran rendah. Sehingga pada musim hujan tiba selalu tergenang air banjir akibat luapan sungai.

“Sampai saat ini saya belum menerima keluhan atau komplain dari masyarakat. Memang ada lumpur di kebun yang terbawa arus air. Tapi itu sifatnya sementara hanya ketika saat hujan saja. Kalau tidak hujan tidak ada lagi,” ungkapnya.

Menanggapi masalah tersebut Administrasi proyek PT HKI, Safwan Bachari mengatakan progres pembanguanan zona Tol Indra-Prabu-Simpang Muara Enim zona III dan IV mengatakan, siap mengakomodir kalau memang ada dambak yang merugikan secara materil atau non materil.

“Memang ada sedikit dampak, namun jika ada keluhan kami siap akomodir supaya tidak berdampak lebih luas. Kalau memang ada kerugian pasti kita ganti. Sudah banyak kita lakukan itu. Inikan proyek nasional tentu kita juga memperhitungkan dampak lingkunganya,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *