dan ekonomi kreatif, pengembangan ekonomi syariah secara berkelanjutan serta digitalisasi ekonomi.
Dapat kita saksikan bersama hasil dari upaya tersebut berbuah nyata pada peningkatan pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan Tahun 2021 yang angkanya meningkat tajam sebesar 3,49 poin dibanding Tahun 2020 yang minus 0,11 persen menjadi 3,58 persen pada Tahun 2021. Angka ini merupakan angka tertinggi nomor 3 (tiga) di Pulau Sumatera.
“Alhamdulillah berkat kerja sama seluruh pelaku pembangunan, kinerja pembangunan Sumatera Selatan tetap terjaga dengan baik. Kerja sama dan ketangguhan kita telah diuji melalui banyaknya capaian pembangunan yang diraih meskipun masih banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi.
Selain pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, dilihat dari capaian indikator lain pada Tahun 2021, kita masih cukup tangguh berkompetisi di tingkat nasional. Hal ini terlihat dari beberapa capaian kinerja kita yang jauh lebih baik dari nasional seperti tingkat pengangguran terbuka dan gini rasio. Jika pertumbuhan ekonomi tahun 2021 membaik, demikian pula dengan capaian Tingkat Pengangguran Terbuka. Angka Tingkat Pengangguran Terbuka Sumatera Selatan Tahun 2021 sebesar 4,98 persen menurun sebesar 0,53 poin. Angka ini jauh lebih baik dari nasional yang sebesar 6,49 persen. Tingkat inflasi Sumatera Selatan dapat terjaga dalam kondisi stabil yaitu sebesar 1,82 persen, lebih rendah dari nasional yang sebesar 1,87 persen.
Lebih jauh dikatakan Herman Deru saat ini Pemprov Sumsel bisa survive sampai sekarang tak lepas dari adanya para pendahulu. Baik Pimpinan Daerah juga legislatif sampai periode sekarang HDMY yang dipercaya memimpin daerah dengan berbagai dinamika.
“Untuk itu mari kita gunakan momen HUT ini untuk introspeksi apa-apa saja yang harus diperbaiki dan apa saja yang perlu dipercepat dari sebelumnya. Ini momen untuk melakukan akselerasi pasca Covid dan melakukan lompatan besar menjadi Provinsi yang unggul dan maju,” jelas Herman Deru.
Editor : Admin.













