Muara Enim – Aksi sekelompok masyarakat melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang masuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pada Rabu (31/8/2022).
Namun, aksi itu mendapat sorotan dari berbagai pihak maupun masyarakat.
Salah satunya yakni Wawan (42 tahun), warga Muara Enim yang tinggal di Jakarta saat melintas di lokasi demo tersebut.
Saat diwawancarai, Wawan sangat kecewa dalam aksi tersebut karena melibatkan banyak anak-anak remaja serta anak yang masih di bawah umur 17 tahun.
Ia pun lantas menanyakan kepada beberapa para pedemo soal asal daerah mana di Muara Enim mereka berasal.
“Mereka banyak yang tidak tau dari Muara Enim bagian wilayah mana. Malah parahnya ada yang menyebut Muara Enim itu merupakan daerah dari Provinsi Jambi,” kata Wawan.
Wawan menduga banyaknya pedemo yang bukan asli orang Muara Enim itu ditunggangi oleh pihak-pihak berkepentingan.
Sementara itu, Muslimin salah seorang warga Kecamatan Gelumbang mendukung DPRD Muara Enim yang akan segera melaksanakan Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Muara Enim.
Mengenai aksi demo di Kemendagri tersebut, Muslimin menilai oknum-oknum tersebut tidak menginginkan Muara Enim sejahtera, lebih maju, dan lebih berkembang.
“Karena wilayah Muara Enim ini luas dan tentu sangat diperlukan semua aspek lapisan bahu membahu membantu terwujudnya hak-hak serta pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat Muara Enim,” jelasnya.













