Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Ilir Abi Syahri mengatakan bahwa ketersediaan pasokan pangan di Ogan Ilir terbilang aman dan tercukupi. Meski harga beras saat ini mengalami kenaikan harga.
“Untuk di Di Ogan Ilir (OI) Insya Allah aman, tercukupi. Apalagi di ogan ilir terdapat PT Topi Koki yang menjadi penyedia kebutuhan pangan, berupa beras. Saat ini memang ada kenaikan harga. Itu menjadi keuntungan tersendiri bagi petani padi kita,” terangnya di hubungi telpon.
Di OI sendiri, kata Abi pihaknya menggalakkan ketahanan pangan berupa jagung, padi dan kedelai. Untuk jagung sendiri di ogan ilir telah ada sekitar 15 hektar.
“Saat ini kita sedang mengembangkan produksi jagung bekerjasama dengan pihak PT. DC dan kelompok petani. Lokasinya baru di kecamatan Indralaya, belum di kecamatan lainya,” terangnya.
Abi juga menjelaskan bahwa harga beras saat ini dalam bentuk gabah dari petani berkisar diharga Rp 3 sampai Rp4 ribu. Sedangkan beras di harga Rp 7 sampai Rp 8 ribu per kilonya.
Editor : Admin.













