Menurut JK, pemangkasan anggaran tersebut juga berdasarakan arahan dari OCA.OCA juga mengharapkan agar tuan rumah multieven olahraga dapat suskes sebagai tuan rumah dengan biaya yang efisien.
“Namanya anggaran, kita upayakan cost effective. Kita ingin meyukseskan Asian Games dengan biaya yang efisien. Itu adalah pedoman dari OCA, bahwa negara jangan terlalu jor-joran dalam melaksanakan multieven seperti Asian Games,” ujarnya.
Lebih lanjut Orang nomor dua di RI ini juga menegaskan, panitia penyelenggara Asian Games tak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasalnya pemasukan dari ajang besar ini bisa didapat dari sponsor dan promosi selama Asian Games 2018 digelar.













