Pemerintah pusat katanya, nantinya kemungkinan akan memberikan dukungan melalui penggelontoran dana melalui APBN, yang akan digunakan khusus untuk satgas seperti satgas Damkar yang baru dibentuk.
“Paling tidak kalau memang ada ogan ilir sudah terbentuk dan kerangkanya kita sudah siap,” katanya.
Diharapkan, tim relawan ini akan menjadi perpanjangan tangan dari unit Damkar yang ada di kabupaten, membantu dalam penanganan cepat dan penyelamatan di setiap desa dan kelurahan.
Peralatan dan pelatihan untuk tim relawan Damkar akan dilakukan secara bertahap.
“Setiap desa dan kelurahan juga akan dilengkapi dengan mesin apung untuk mengatasi situasi darurat, seperti kebakaran,” katanya.
Tujuan utamanya adalah meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, terutama dalam hal pemadam kebakaran dan pertolongan darurat.
“Relawan juga akan mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan peralatan dan pengetahuan tentang sumber air, sehingga mereka dapat memiliki multi-fungsi dalam tindakan pemadaman kebakaran dan penanganan darurat lainnya,”jelasnya.
Dengan adanya tim satgas Damkar yang baru, diharapkan pelayanan dan respons terhadap bencana dapat ditingkatkan secara signifikan.
Editor : Admin













